Kau tidak tampan, jauh dari deskripsi rupawan
Kau pun tidak pintar, hanya biasa saja dalam hal pendidikan
Kau juga tidak bergelimang harta, di usiamu yang menuju dewasa.
Namun ada seorang perempuan yang begitu berani
Memutuskan menyukaimu, lalu mencintaimu
Sepenuh hatinya, dengan utuh, bukan hanya separuh
Baginya, mencintai adalah setia.
Seharusnya kau tahu, mungkin ia yang terbaik
Seharusnya kau sadar, mungkin kau memang tak pantas mendapatkannya
Dan seharusnya kau malu, bila keberaniannya mencintaimu, kau sia-siakan.
Sekarang aku ingin mendengarmu menjawab satu pertanyaan ini :
“Pantaskah ia kau khianati?”
-
© Tia Setiawati | Palembang, 30 Mei 2017
No comments:
Post a Comment